Jumat, 20 September 2019


Petemuan 6 ini membahas tentang perhitungan timbunan sampah yang ada di lingkungan kampus sekolah vokasi IPB,diawali dengan pemberian materi mengenai Pengukuran timbunan dan komposisi sampah, dan dilanjutkan dengan praktikum di Lab Lingkungan. contoh timbulan sampah adalah sampah yang diambil dari lokasi pengambilan terpilih, untuk diukur volumenya dan ditimbang beratnya dan diukur komposisinya. Sampah sampah yang diukur saat praktikum yaitu sampah daun gedung CB, kertas CA dan LT , kertas CB, Plastik IPB Cilibende, Botol Kampus CA dan CB untuk kelas A1. Tujuan dari pengukuran komposisi sampah sendiiri sebagai pengangan pembangunan perkotaan dan Untuk mencapai kondisi masyarakat yang hidup sehat dan sejahtera di masa yang akan datang, akan sangat diperlukan adanya lingkungan permukiman yang sehat.

kelompok 5 mendapatkan bagian untuk mencari sampah botol plastic yang sudah tidak terpakai di sekitar lokasi sekolah vokasi gedung CA dan CB. Sampah botol plastik yang ditemukan dikumpulkan di dalam trash bag, setelah cukup sampah botol plastic tersebut dimasukkan ke dalam ember guna pengukuran banyaknya sampah botol plastic yang digunakan . Sampah botol plastik yang telah diukur dalam ember, lalu ditaruh kembali di trashbag sebelumnya lalu ditimbang. Kelompok 5 mendapatkan sebanyak 3 kg sampah botol plastik yang berasal dari gedung CA dan CB dengan volume sampah 0,304 m3 . Data-data yang sudah ditemukan tersebut, selanjutnya dihitung menggunakan rumus guna mengetahui nilai jumlah besaran suatu sampah yang dihasilkan per harinya di suatu lokasi. Nilai rata-rata Vs yaitu 0,0006375 m3, nilai rata-rata Bs yaitu 0,09575 kg dan %Bs yaitu 13,04%.

Jumat, 13 September 2019

EPANET

PERTEMUAN 5

Pertemuan 5 ini mata kuliah sanitasi dan toksikologi lingkungan mempelajari tentang EPANET,Epanet adalah suatu aplikasi yang berguna bagi distribusi air di suatu wilayah atau lokasi. EPANET (Environmental Protection Agency Network) adalah sebuah program computer (model) yang melaksanakan simulasi hidraulik dan perilaku kualitas air di dalam suatu jaringan pipa distribusi air minum (pipa bertekanan). Suatu jaringan distribusi air minum terdiri dari pipa- pipa, node (percabangan pipa), pompa, tangki air atau reservoir dan katup-katup. Output yang dihasilkan dari program EPANET antara lain debit yang mengalir dalam pipa (lt/dtk), tekanan air dari masing-masing titik/node/junction yang dapat dipakai sebagai analisa dalam menentukan operasi instalasi, pompa dan reservoir. Kegunaan program EPANET ini antara lain untuk mengetahui perkembangan dan pergerakan air serta degradasi unsur kimia yang ada dalam air di pipa distribusi (namun pada praktikum hari ini belum melakukan kegunaan program EPANET sebagai degradasi unsur kimia), program EPANET dapat digunakan sebagai dasar analisis dan berbagai macam sistem distribusi, detail desain, model kalibrasi hidrolik, analisa sisa khlor dan beberapa unsur lainnya serta program EPANET ini dapat membantu alternative strategis manajemen dalam sistem jaringan pipa distribusi air bersih. Saat praktikum melakukan 3 desain sistem distribusi air yang berbeda-beda dengan data yang digunakan juga berbeda,dalam pembelajaran Epanet ini sangat membantu mahasiswa serta belum ditemukannya kesulitan yang berarti.

Jumat, 06 September 2019

SANITASI TEMPAT MAKAN

PRAKTIKUM KE 4

Praktikum kali ini membahas tentang sanitasi di tempat makan,terdapat 5 tempat makan yang akan dibahas. Ruang narasi terletak di jl. Azimart no. 3,di ruang narasi terdapat indoor dan outdoor yang dibolehkan untuk merokok,di ruang narasi sampah yang ada dibawa setiap seminggu sekali oleh mobil sampah,dapur yang ada bersih serta penerangan dan ventilasi yang cukup memenuhi. Ruang narasi termasuk golongan A3 menurut kemenkes No. 1096 tahun 2011 . Kabita tempat makan yang terletak di jl. Lodaya,bahan yang dipakai dibeli langsung pada pagi hari di pasar Bogor,penyajian makan ditempat menggunakan piring sedangkan dibawa pulang menggunakan kertas nasi,sampah yang ada dibuang di tps lodaya serta menurut kemenkes No.1096 tahun 2011 warung makan kabita jauh dari hygienis dengan bobit total 39 dari 700. Kantin bagunde terletak di jl. Babakan no 2 gunung gede dengan jam buka dari pukul 06.00 pagi sampai 09.00 malam. Pencahayaan dan ventilasi cukup karena berada ditempat terbuka. Sampah diangkut setiap sehari sekali,jadi sanitasi di warung makan bagunde sudah baik 100%. Rumah makan minang family terletak di jl. Malabar dengan dapur masak tidak terdapat dilokasi yang sama . Sampah yang ada di buang ke tps sementara di malabar . Hasil sanitasi di rumah makan minang family menurut kemenkes no 1096 tahun 2011 memiliki bobot 33 dari 700. Warung bakso gatot kaca terletak di jl. Malabar ujung yang sudah berdiri dari 2006 dengan jam buka jam 10.00 pagi sampai 10.00 malam. Bahan makanan yang tidak habis seperti bakso diletakan kembali ke dalam freezer. Kondisi drainase disekitar bakso gatot kaca yaitu banjir dengan air sisa buangan langsung dibuang ke dalam drainase di depan tempat makan. Menurut kemenkes No. 1096 tahun 2011 warung makan bakso gatot kaca termasuk golongan A1.